Capit besar tertuncap dalam
Terjepit jas biru
Tak tau harus berbuat apa
Pasrah adalah jalan terbaik
Tangan-tangan mungil yang meminta
Kaki-kaki tangguh yang kokoh
Harapan-harapan hampa yang merajut
Ucapan yang penuh bimbang
Mata-mata busuk mengawasinya
Dengan nafsu mereka berbuat
Anak-anak seperti peliharaan
Tak harus menelan empedu
Lapar…lapar…lapar…
Tak terisi bahkan sesuap
Terjerat lintah penghisab
Yang semua tak kan kenyang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar