Tertuang dalam tangan berayun
Tercurah pikiran tegap menunggu
Alunan kata-kata pujangga tersurat
Makna pilu yang tersirat
Melihat layak tak pandang
Mendengar terkuak tuli
Merasa terekah mati
Bergerak terasa hampa
Semua berbaur dalam rasa
Tercampur dalam kata
Syair tak kuasa ku tahan
Pedih tak hingga datang
Langit tak kan menangis
Burung tak kan berhenti berkicau
Kunang-kunang tetap bersinar
Menghibur bunga yang layu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar