Desingan timah terdengar serup
Hanya pasrah dalam hampa
Fir’aun putih rajanya
Keledai pribumi diperanjingkan
Deruh bambu runcing
Derak langkah pasti
Pelita bersinar harapannya
Ingin hidup atau mati
Derai air mata Hawa
Deruh suara anak Adam
Tuli senyap tekad baja
Tambah ini mencekik jiwa
Hai kau Namrud biadab
Jangan terlena di singgasana
Budak-budak pantang tuli
Pilihan turun atau peti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar